Siswa Belajar Daring, Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Sulsel Dihentikan Sementara
MAKASSAR, SULSEL.TODAY - Peralihan kegiatan belajar mengajar ke sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Sulawesi Selatan berdampak pada penyesuaian pola distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selama para murid menjalankan proses belajar dari rumah, layanan penyaluran MBG ke sekolah dihentikan untuk sementara waktu guna mencegah risiko makanan terbuang sia-sia.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Makassar, Handayani, menjelaskan bahwa operasional penyaluran paket MBG sangat bergantung pada skema kegiatan belajar mengajar secara langsung di sekolah.
"Selama tidak ada KBM tatap muka, layanan tidak diberikan. Kami menyesuaikan dengan surat edaran yang ada," ujar Handayani, Senin (14/9/2026).
Langkah penghentian sementara ini diambil selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang menerapkan PJJ di tengah kendala distribusi BBM dan LPG 3 kilogram. Pihak KPPG Makassar terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan di tingkat provinsi maupun kota untuk memastikan skema penyaluran tetap terpantau.
Kebijakan pembelajaran daring tersebut tertuang dalam Surat Edaran Pemprov Sulsel bagi satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Sulsel yang berlaku mulai 14 hingga 18 September 2026.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa penerapan PJJ bertujuan mengurangi mobilitas warga tanpa mengorbankan ketercapaian proses belajar siswa.
"Pembelajaran tetap berlangsung, hanya saja tidak tatap muka langsung. Sifatnya sementara selama satu minggu dan akan kami evaluasi melihat kondisi di lapangan," kata Andi Sudirman.
Pemprov Sulsel juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar serta pemerintah kabupaten/kota lainnya agar dapat menyesuaikan sistem pembelajaran berdasarkan ketersediaan BBM di wilayah masing-masing.
Meskipun aktivitas sekolah dialihkan ke rumah, pihak sekolah tetap diminta berkoordinasi aktif dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat untuk mengantisipasi alur distribusi. Layanan program MBG dipastikan akan kembali berjalan normal setelah sekolah mengaktifkan kembali pembelajaran tatap muka.