Lurah Balang Baru Mengaku Kecolongan Usai Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Dangko Makassar

MAKASSAR, SULSEL.TODAY – Lurah Balang Baru, Syamsuardi, angkat bicara setelah aparat kepolisian mengamankan 27 orang dalam penggerebekan sarang narkoba di Kampung Dangko, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Syamsuardi mengaku tidak mengetahui wilayah yang dipimpinnya tersebut menjadi sarang peredaran narkoba.

"Saya baru tahu ternyata ada (sarang) narkoba di dalam setelah itu penggerebekan," ujar Syamsuardi kepada detikSulsel, Jumat (23/10/2026).

Syamsuardi beralasan bahwa dirinya baru menjabat sebagai Lurah Balang Baru selama satu tahun lebih. Ia menyebutkan bahwa sebelum dirinya menjabat, tidak pernah ada kejadian atau penggerebekan kasus serupa di wilayah tersebut. 

Selama masa jabatannya, aktivitas di Kampung Dangko diklaim berjalan normal seperti biasa tanpa ada kecurigaan terhadap penyalahgunaan narkoba. Ia juga menambahkan bahwa pihak RT dan RW tidak pernah memberikan laporan apa pun terkait adanya transaksi narkoba di kawasan itu.

Sebelumnya, operasi gabungan yang melibatkan 220 personel dari Polri, BNN, hingga Satpol PP Makassar menggerebek Kampung Dangko pada Kamis (22/10/2026). Wadir Reserse Narkoba Polda Sulsel, AKBP Yudi Frianto, mengungkapkan bahwa petugas mengamankan 27 orang yang terdiri dari 23 laki-laki dan 4 perempuan, serta menangkap satu orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

27 Orang Diamankan Polisi dalam Penggerebakan “Kampung Narkoba” di Dangko Makassar – Journalist Independent

Dalam operasi tersebut, petugas sempat terkendala oleh keberadaan kamera pengawas atau CCTV di setiap lorong. Perangkat tersebut diduga dimanfaatkan para pelaku untuk memantau situasi dan melarikan diri saat kedatangan aparat penegak hukum.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar