Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar Turun Tangan Redam Perang Kelompok Lonner vs Jor-Joran di Jalan Abu Bakar Lambogo

Polda Sulawesi Selatan bersama Polrestabes Makassar bergerak cepat menangani aksi perang kelompok yang melibatkan kelompok Lonner (Lorong Neraka) dan kelompok Jor-Joran di Jalan Abu Bakar Lambogo, Lorong 1, Kelurahan Bara-Baraya Selatan, Kecamatan Makassar, Kota Makassar. Penanganan yang dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel Kombes Pol. Feby D.P. Hutagalung ini dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Berdasarkan pendalaman aparat, bentrokan antar-kelompok ini tercatat telah terjadi beberapa kali. Insiden pertama terjadi pada Jumat (16/10/2026) pagi menggunakan batu, balok kayu, botol, busur, hingga petasan, yang dilaporkan berujung pada tewasnya seorang warga berinisial M. Bentrokan susulan kembali pecah berturut-turut pada Minggu (18/10/2026) malam dan Senin (19/10/2026) pagi meskipun pihak kepolisian telah bersiaga di lokasi kejadian.

Menindaklanjuti eskalasi tersebut, tim gabungan langsung mendatangi lokasi dan mempertemukan sejumlah tokoh pemuda serta tokoh masyarakat dari kedua belah pihak untuk membangun komunikasi damai. Dari kelompok Lonner, petugas meminta keterangan empat orang berinisial I, A.M., TG, dan TS. Sementara dari kelompok Jor-Joran, tiga orang turut dimintai keterangan, yakni A.R., S, dan R.P.A.

Dalam operasi penyisiran di lokasi, aparat kepolisian turut mengamankan sejumlah barang bukti berbahaya. Dari pihak kelompok Lonner, petugas menyita tiga buah ketapel, 10 anak panah, empat paku berujung pipih, empat komponen velg motor pada potongan bambu, senjata tajam jenis pisau, senjata mainan berbentuk revolver, botol cairan spiritus, alat pelontar rakitan, serta 10 tameng tripleks dan seng. 

Sementara itu, dari kelompok Jor-Joran, polisi mengamankan lima botol yang diduga bom molotov, satu petasan bekas pakai, gulungan kain sumbu molotov, serta delapan tameng berbahan tripleks dan seng. Seluruh barang bukti kini diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto menyatakan bahwa kepolisian akan terus melakukan langkah-langkah preventif maupun penegakan hukum, termasuk melakukan *profiling* untuk mengungkap akar permasalahan dari konflik ini. Polda Sulsel juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat turut bersinergi menjaga keamanan lingkungan demi kenyamanan bersama.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar