Dampingi Mensos Saifullah Yusuf, Wali Kota Munafri Tegaskan Kesiapan Makassar Kawal Program Perlinsos
MAKASSAR, SULSEL.TODAY — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyatakan kesiapannya menjadi mitra pemerintah pusat dalam mendukung dan menjalankan berbagai program strategis prioritas Presiden Prabowo Subianto. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Makassar sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang digagas Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan dukungan penuh tersebut saat mendampingi Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf dalam kegiatan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar, Selasa. Menurut Munafri, gerakan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pelayanan sosial melalui keterlibatan aktif masyarakat di lingkungan sekitar, sehingga warga yang membutuhkan bantuan tidak terkendala akses maupun informasi.
"Melalui semangat peduli tetangga, kami, Pemkot Makassar, mendorong agar kepedulian dimulai dari lingkungan terdekat. Kami memastikan warga yang membutuhkan memperoleh akses terhadap perlindungan sosial merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan," ujar Munafri.
Ia menilai penguatan perlindungan sosial sangat krusial bagi Makassar sebagai kota metropolitan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia timur. Dengan populasi sekitar 1,4 juta jiwa dan karakteristik masyarakat urban yang padat, Makassar menghadapi beragam tantangan sosial yang memerlukan penanganan bersama, mulai dari kerentanan ekonomi hingga mitigasi bencana alam dan bencana sosial.
Lebih lanjut, Wali Kota Makassar menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata. Berdasarkan data Pemkot, pertumbuhan ekonomi Makassar pada kuartal terakhir 2026 berhasil menyentuh angka 7,04 persen.
Munafri berharap capaian ekonomi tersebut tidak hanya tercermin dalam angka statistik belaka, melainkan mampu memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian dan perlindungan dari pemerintah.