Jangan Asal Pilih Es! Ini 5 Minuman yang Wajib Dibatasi Saat Cuaca Terik
Cuaca terik dapat meningkatkan risiko dehidrasi karena tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat untuk menjaga suhu tetap stabil. Keringat berlebih yang tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup berisiko menyebabkan tubuh terasa lemas, pusing, hingga sakit kepala. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan cairan harian sangat penting dilakukan demi menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan optimal.
Kendati demikian, masyarakat perlu selektif dalam memilih jenis minuman saat cuaca panas. Pakar dari Adventist Health dan Men's Health mengingatkan bahwa tidak semua minuman efektif menggantikan cairan tubuh. Sejumlah jenis minuman bahkan berpotensi memperbesar risiko dehidrasi jika dikonsumsi secara berlebihan atau dijadikan pengganti air putih.
Salah satu jenis minuman yang sebaiknya dibatasi adalah minuman beralkohol. Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Heather Mangieri, RDN, menjelaskan bahwa alkohol memiliki sifat diuretik yang dapat memicu frekuensi buang air kecil lebih sering. Hal ini berisiko mempercepat kehilangan cairan tubuh, terutama ketika seseorang beraktivitas di bawah terik matahari.
Selain alkohol, minuman bersoda, minuman energi, serta kopi atau teh manis kemasan juga perlu dibatasi. Asupan gula tambahan dan kafein dalam jumlah tinggi tidak hanya berisiko mengganggu keseimbangan cairan, tetapi juga dapat memicu jantung berdebar, kecemasan, serta gangguan tidur. Begitu pula dengan limun dan jus buah kemasan tinggi gula yang cenderung minim serat jika dibandingkan dengan buah utuh.
Sebagai langkah pencegahan, air putih tetap menjadi pilihan utama yang paling direkomendasikan untuk memenuhi hidrasi harian tanpa tambahan kalori maupun gula. Selain air putih, air kelapa yang kaya elektrolit seperti kalium dan teh herbal tanpa gula dapat menjadi variasi yang menyegarkan. Sementara itu, minuman elektrolit khusus dapat dimanfaatkan setelah berolahraga berat atau beraktivitas yang menguras keringat dalam waktu lama. Namun, bagi penderita penyakit ginjal, konsumsi air kelapa disarankan untuk dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
Penting juga untuk selalu mewaspadai tanda-tanda dehidrasi pada tubuh, seperti warna urine yang mempekat, mulut kering, pusing, hingga kelelahan. Apabila timbul gejala lanjutan berupa linglung atau pingsan, penanganan medis darurat harus segera dilakukan.