Perpanjang Kerja Sama dengan BTI Defence, ITS Perkuat Riset dan Teknologi Maritim Nasional
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya resmi memperpanjang kerja sama dengan BTI Defence guna mendukung pengembangan teknologi maritim melalui pemanfaatan keahlian akademik dan riset.
Rektor ITS, Bambang Pramujati, menyatakan bahwa pihaknya berharap kolaborasi ini dapat terus berjalan dengan baik serta membuka peluang lebih luas dalam memanfaatkan kepakaran akademisi untuk menjawab berbagai kebutuhan industri maritim. Direktur BTI Defence, Peter Tjahjono, turut mengapresiasi kompetensi kuat yang dimiliki ITS di bidang perkapalan dan kelautan, serta kontribusi tenaga ahli ITS yang sangat membantu selama kerja sama sebelumnya.
Perpanjangan kerja sama strategis ini turut disaksikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA), Judha Nugraha. Menurut Judha, momentum tersebut memiliki arti penting bagi penguatan hubungan bilateral yang bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan UEA.
Sebelumnya, ITS telah mencatatkan berbagai pencapaian dalam riset kemaritiman, seperti perancangan kapal wisata *bottom glass* bersama Kementerian Perhubungan untuk destinasi pariwisata super prioritas, serta pengembangan *Ocean Farm ITS* (OFITS) berupa struktur terapung untuk budi daya ikan di laut lepas. Melalui kelanjutan sinergi bersama BTI Defence ini, ITS optimis dapat terus memperluas pemanfaatan teknologi kelautan guna mendongkrak kemajuan industri maritim Indonesia.