JAXA Siap Luncurkan Pesawat Pengambil Sampel Bulan Mars

Phobos, satelit yang lebih besar dari dua satelit Mars, terlihat dalam gambar ini yang diambil oleh kamera High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) milik NASA di wahana Mars Reconnaissance Orbiter.

Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA) bersiap melaksanakan salah satu misi antariksa paling ambisius dekade ini. Misi bertajuk Martian Moons eXploration (MMX) dijadwalkan meluncur menggunakan roket H3 dari Pusat Antariksa Tanegashima untuk meneliti dan mengumpulkan sampel dari Phobos, salah satu bulan utama Mars.

Misi ini dirancang untuk menjawab misteri puluhan tahun mengenai asal-usul terbentuknya bulan-bulan Mars, apakah merupakan asteroid yang terjebak gravitasi atau sisa serpihan akibat tubrukan purba. Pesawat ruang angkasa seberat kurang lebih 5 ton ini membawa 13 instrumen ilmiah, termasuk penjelajah (rover) hasil kolaborasi Prancis-Jerman bernama Idefix serta perangkat pengambil sampel dari NASA.

Setelah perjalanan selama sekitar satu tahun menuju wilayah Mars, wahana MMX akan menghabiskan waktu tiga tahun untuk melakukan observasi dan pendaratan guna mengumpulkan setidaknya 10 gram sampel tanah Phobos. Sampel tersebut kemudian akan dikembalikan ke Bumi menggunakan kapsul pelindung khusus yang diperkirakan mendarat di Australia pada tahun 2031 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar