Karyawan Pabrik Harus Siap-Siap, AI Sekarang Bisa 'Mengawasi' Setiap Gerak-Gerik Pekerja Manual!

Ilustrasi AI.

NEC Indonesia memperkenalkan dua solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), yaitu System Invariant Analysis Technology (SIAT) dan Work Process Recognition (WPR), dalam ajang Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta, pada 13–14 Oktober 2026. Peluncuran teknologi ini bertujuan untuk mendukung efisiensi operasional, produktivitas, serta daya saing industri manufaktur nasional di tengah percepatan transformasi digital.

Teknologi SIAT dirancang untuk mendeteksi anomali pada sistem industri dengan mengenali kondisi yang menyimpang dari pola normal secara lebih awal. Hasil analisis SIAT mendukung pemeliharaan prediktif dan preskriptif, sehingga perusahaan dapat mengambil langkah perawatan sebelum potensi masalah berkembang menjadi gangguan operasional yang berisiko menghambat produksi.

Sementara itu, solusi Work Process Recognition (WPR) berfokus pada pengoptimalan alur kerja manual. Berbasis analisis rekaman video, WPR membantu perusahaan memahami pelaksanaan pekerjaan, mengevaluasi alur kerja, serta mengidentifikasi peluang perbaikan proses secara objektif tanpa hanya mengandalkan pengamatan langsung.

Dalam pameran tersebut, NEC Indonesia turut berkolaborasi dengan mitra strategis. PT IFS Solusi Integrasi menampilkan solusi Enterprise Asset Management (EAM) untuk membantu pengelolaan aset dan penyederhanaan proses pemeliharaan. Selain itu, ABeam Consulting Indonesia dijadwalkan memperkenalkan solusi smart manufacturing pada sesi Warehouse of Idea.

Presiden Direktur NEC Indonesia, Akifumi Katano, menyatakan komitmen perusahaan untuk mendukung transformasi digital sektor industri melalui pemanfaatan AI, otomatisasi, dan solusi berbasis data. Langkah ini diharapkan mampu berkontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas industri sekaligus mempercepat terwujudnya visi Making Indonesia 4.0.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar