Menlu Iran Hadiri Pertemuan OKI di Baghdad di Tengah Memanasnya Konflik Regional
BAGHDAD - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bertolak ke Baghdad untuk menghadiri Pertemuan ke-52 Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Kehadiran Araghchi dalam forum diplomasi ini berlangsung di tengah tingginya ketegangan geopolitik dan eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan laporan lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, Araghchi memimpin langsung delegasi diplomatik Iran. Selama agenda yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu tersebut, ia dijadwalkan menggelar serangkaian pembicaraan bilateral dengan sejumlah menteri luar negeri negara anggota. Pertemuan tahunan OKI kali ini mengusung tema dialog dan solidaritas sebagai pilar perdamaian serta kemajuan berkelanjutan.
Forum diplomatik ini digelar saat situasi keamanan kawasan terancam akibat perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, serta meningkatnya pertempuran di Yaman. Kondisi tersebut memicu kecemasan global terhadap stabilitas pasokan energi. Dampaknya, harga minyak mentah Brent ditutup melonjak 3,7 persen menjadi USD 109,86 per barel, sementara minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik 3,5 persen ke posisi USD 101,41 per barel.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak akan menggunakan senjata nuklir terhadap Iran dalam wawancara bersama Newsmax. Meski demikian, Trump enggan membeberkan apakah ia telah memberikan izin penggunaan bom non-nuklir raksasa GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) yang membawa daya ledak sekitar 8,5 ton bahan peledak.
Sejumlah analis militer mempertanyakan efektivitas bom MOAB untuk menghancurkan fasilitas nuklir yang terkubur jauh di bawah tanah, seperti yang diperkirakan berada di bawah Gunung Pickaxe, Iran. Pengerahan bom raksasa ini juga dinilai menyulitkan karena memerlukan pesawat angkut berukuran besar. Trump mengisyaratkan kecilnya kemungkinan pengiriman pasukan darat AS, namun menegaskan Washington tetap bertekad mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.